Senin, 11 April 2011

Anggur





Segelas anggur merah



                Anggur (atau juga populer disebut dalam bahasa Inggris: wine) adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. Minuman beralkohol yang dibuat dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15% biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine).

               Anggur dibuat melalui fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur. Ada beberapa jenis minuman anggur yaitu, Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine, dan Fortified Wine:
  • Red Wine adalah wine yang dibuat dari anggur merah (red grapes). Beberapa jenis anggur merah yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah merlot, cabernet sauvignon, syrah/shiraz, dan pinot noir.
  • White Wine adalah wine yang dibuat dari anggur putih (white grape). Beberapa jenis anggur hijau yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah chardonnay, sauvignon blanc, semillon, riesling, dan chenin blanc.
  • Rose Wine adalah wine yang berwarna merah muda atau merah jambu yang dibuat dari anggur merah namun dengan proses ekstraksi warna yang lebih singkat dibandingkan dengan proses pembuatan Red Wine. Di daerah Champagne, kata Rose Wine mengacu pada campuran antara White Wine dan Red Wine.
  • Sparkling Wine adalah wine yang mengandung cukup banyak gelembung karbon dioksida di dalamnya. Sparkling Wine yang paling terkenal adalah Champagne dari Prancis. Hanya Sparkling Wine yang dibuat dari anggur yang tumbuh di desa Champagne dan diproduksi di desa Champagne yang boleh disebut dan diberi label Champagne.
  • Sweet Wine adalah wine yang masih banyak mengandung gula sisa hasil fermentasi (residual sugar) sehingga membuat rasanya menjadi manis.
  • Fortified Wine adalah wine yang mengandung alkohol lebih tinggi dibandingkan dengan wine biasa (antara 15% hingga 20.5%). Kadar alkohol yang tinggi ini adalah hasil dari penambahan spirit pada proses pembuatannya.
            Manusia telah membuat minuman anggur sejak sekitar lima ribu tahun yang lalu.

           Anggur adalah minuman yang populer di banyak negara. Negara-negara yang penduduknya meminum anggur paling banyak (menggunakan data tahun 2000) adalah: Perancis, Italia, Amerika Serikat, Jerman, Spanyol, Argentina, Britania Raya, Republik Rakyat Cina, Rusia, dan Rumania.
Jika tolok ukur yang digunakan adalah angka per orang atau per kapita, daftar tersebut menjadi: Luxemburg, Perancis, Italia, Portugal, Kroasia, Swiss, Spanyol, Argentina, Uruguay, dan Slovenia.
Anggur dibuat di banyak negara. Negara-negara yang membuat anggur terbanyak (menggunakan data tahun 2000) adalah: Perancis, Italia, Spanyol, Amerika Serikat, Argentina, Jerman, Australia, Afrika Selatan, Portugal, dan Chili.

          Satu-satunya wine buatan Indonesia yang dibuat dari anggur lokal adalah Hatten Wines dengan merk dagang TWOislands.


           Menambahkan bukti yang sudah ada selama ini, bahwa wanita yang mengkonsumsi minuman anggur dalam jumlah yang sedikit dapat membawa kebaikan bagi jantung. Kini dikatakan oleh para ilmuwan Spanyol bahwa hal itu juga dapat membantu mengurangi inflamasi dalam pembuluh darah. Inflamasi adalah bagian dari reaksi tubuh terhadap kondisi cedera. Para peneliti dari Spanyol menemukan, setelah selama empat pekan meminum dua gelas kecil anggur setiap harinya, maka para wanita tersebut menunjukkan tingkat inflamasi yang rendah dalam darah mereka. Sejumlah penelitian ditemukan bahwa para peminum minuman anggur cenderung untuk memiliki angka rata-rata rendah untuk terkena penyakit jantung dibandingkan dengan yang tidak. Para peneliti Spanyol itu juga meyakini hal itu dapat menyebabkan tingkat kolesterol baik HDL mungkin Diperkirakan inflamasi tingkat rendah dalam tubuh merespons keadaan stres seperti misalnya merokok, tingkat kolesterol yang tinggi dan obesitas yang memberikan kontribusi bagi penimbunan lemak yang disebut plak dalam dinding bagian dalam arteri. Inflamasi kemungkinan besar dapat membuat plak tersebut membentuk gumpalan darah atau blood-clot yang dapat memicu serangan jantung. Tim Sacanella menyertakan 35 orang wanita yang sehat yang meminum minuman anggur secara teratur dalam jumlah sedikit . Setiap wanita menghabiskan waktu selama empat pekan kegiatan yang bersifat memberikan kondisi positif bagi kesehatan jantungnya tanpa mengkonsumsi minuman anggur, kemudian diikuti dengan empat pekan meminum minuman anggur merah pada makan malam, dan pola yang sama juga diikuti dengan pemberian minuman anggur putih. Secara keseluruhan penelitian tersebut menemukan tingkat HDL para wanita tersebut setelah empat pekan minuman anggur meningkat sementara tingkat senyawa yang bersifat inflamasi misalnya C-reactive protein menurun.

             Minuman anggur merah memiliki efek positif lebih besar daripada minuman anggur putih Manfaat yang lebih besar yang diberikan oleh minuman anggur merah kemungkinan berkaitan dengan konsentrasi polyphenol-nya yang lebih tinggi demikian dikatakan oleh para peneliti. Polyphenol adalah senyawa yang dapat bertindak sebagai anti oksidan dan dapat mengurangi tingkat inflamasi. Menurut Sacanella dari hasil penelitian bahwa mereka-mereka yang meminum minuman anggur segelas kecil sehari dapat memperkecil resiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 33% dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengkonsumsi minuman anggur. Namun Sacanella menambahkan bahwa para dokter tak dapat menganjurkan bagi mereka yang tidak memiliki kebiasaan meminum minuman anggur karena sebagian orang sangat ringkih terhadap masalah kebiasaan minum yang dapat berakibat bagi kesehatannya.

0 komentar:

Poskan Komentar