Wednesday, October 15, 2014

Kontrasepsi


Image result for kebidanan



1.    Jenis-jenis Kontrasepsi
a.    Metode Sederhana
1)    Kondom adalah selubung sarung karet yang terbuat dari berbagai bahan seperti lateks (karet), plasuc (vinil), atau bahan alami (produksi hewani) dipasang pada penis pada saat berhubungan seksual.
2)    Diafragma adalah kap berbentuk bulat cembung terbuat dari lateks (karet) yang diinefsikan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksual dan menutup serviks. Cara kerjanya  menghalangi sel mani masuk ke dalam kanalis servikalis. Diafragma dipasang sebelum coitus dan dikeluarkan 6-8 jam setelah coitus selesai. (Saifuddin A B, 2003, hal MK, 20)
3)    Spermisida adalah zat kimia yang dapat melumpuhkan sampai mematikan spermatozoa yang digunakan menjelang hubungan seks (Manuaba IBG, 2008 hal 230) cara kerjanya melumpuhkan dan mematikan sperma atau sel mani, menutup mulut serviks. (Hartanto H, 2004, Hal 88).
4)    Koitus terputus (senggama terputus) adalah penarikan penis dari vagina sebelum terjadi ejakulasi (wiknjosastro H, 2007 Hal 535).
5)    Pantangan berkala adalah tidak melakukan persetubuhan pada masa subur isteri yaitu sekitar terjadinya ovulasi, pantang berkala dikenal dua system yaitu :
a)    Pantang berkala dengan system kelender adalah cara keluarga berencana alamiah (KBA) dimana hari subur ditaksirkan berdasarkan kumpulan catatan siklus haid dari 6-12 bulan terakhir. Untuk menentukan masa subur isteri dipatokan sebagai berikut : (wiknjosastro H, 2007, Hal 906)
(1)  Ovulasi terjadi 12-16 hari sebelum haid akan dating.
(2)  Sperma dapat hidup dan membuahi dalam 48 jam setelah ejakulasi.
(3)  Ovum dapat hidup dalam 24 jam setelah ovulasi.
b)    Sistem mengukur suhu badan basal adalah tata cara KBA dimana senggama dihindari pada masa subur yaitu dengan pertengahan siklus haid atau terdapat tanda-tanda adanya kesuburan yaitu keluarga lender encer dari liang vagina untuk perhitungan masa subur dipakai rumus siklus terpanjang dikurangi 11, siklus terpendek dikurangi 18 dan diantara kedua waktu dihindari (Saifuddin, 2006, Hal, MK-8).
6)    Metode amenorea laktasi (MAL)
Metode amenorea laktasi adalah kontrasepsi yang mengendalikan pemberian ASI, ketentuan pada penggunaan MAL sebagai kontrasepsi yaitu sebagai berikut :
a)    Bayi menyusui penuh
b)    Belum haid
c)    Umur bayi kurang 6 bulan
d)    Metode ini mempunyai sifat efektif sampai 6 bulan dan harus dilanjutkan dengan pemakaian kontrasepsi lainnya (Saifuddin AB, Hal U-45).

b.    Metode Modern
1)    Metode Hormonal
a)    Pil KB
(1)  Progesteron Only Pil yang hanya mengandung progesterone atau pil mini.
(2)  Pil Kombinasi adalah pil yang mengandung kombinasi progesteron dan esterogen.
(3)  Pil Sequensial adalah pil yang mengadung komponen yang disesuaikan dengan system hormonal tubuh yang mengandung progesteron dan esterogen.
(4)  Pil Exlutan adalah pil yang mengandung progesterone dan disiapkan untuk ibu yang memberikan ASI.
b)    Suntik KB
(1)  Depo provera dan depo progestin mengandung medroxy progesterone asetat 150 mg.
(2)  Cyclofem yang mengandung medroxy progesterone asetat 50 mg dan komponen esterogen.
(3)  Norigest yang mengandung derivate tertosteron asetat 200 mg. (Manuaba, IBG, 2008 hal 233)
c)    Implant
(1)  Norplant terdiri dari 6 batang silastik lembut berongga dengan 3,4 cm dengan 2,4 mm yang diisi dengan 36 mg levonorgestrel dan lama kerjanya 5 tahun.
(2)  Implano terdiri dari 1 batang putih lentur dengan panjang kira-kira 40 mm dan diameter 2 mm yang diisi dengan keto desogestrel dan lama kerjanya 2 tahun.
(3)  Jedena dan indoplant terdiri dari 2 batang yang diisi dengan 75 mg levonorgestrel dengan lama kerja 3 tahun.
2)    AKDR/IUD (Intra Uteri Devices)
AKDR adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim untuk menghambat masuknya spermatozoa, cara kerjanya menghambat kemampuan sperma untuk masuk ke tuba fallopi (Saifuddin A.B 2006, Hal MK-52-53).

c.    Metode Mantap ( Saifuddin AB, 2008)
1)    Tubektomi adalah prosedur bedah suka rela untuk menghentikan fertilitas (kesuburan) seorang perempuan secara permanen. Dengan mengoklusi tuba fallopi mengikat dan memotong atau memasang cincin sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum.
2)    Vasektomi adalah prosedur klinik untuk menghentikan kapasitas produksi pria dengan jalan melakukan oklusi vasa diferensial sehingga alur transportasi sperma terhambat dan proses fertilasi (penyatuan dengan ovum) tidak terjadi.


2.    Ciri kontrasepsi yang ideal
Kontrasepsi yang ideal harus mengikuti syarat-syarat sebagai berikut :
a.    Dapat dipercaya
b.    Tidak menimbulkan efek yang mengganggu kesehatan
c.    Tidak menimbulkan gangguan sewaktu coitus
d.    Tidak memerlukan motivasi terus menerus
e.    Mudah pelaksanaanya, dan murah harganya
f.     Dapat diterima penggunanya oleh pasangan yang bersangkutan (BKKBN online update 12 mei 2010)

Manajement Kebidanan




Asuhan kebidanan adalah pendekatan yang digunakan oleh bidan dalam menerapkan metode pemecahan maslah secara sistematis, mulai dari pengkajian, analisa data, diagnosa kebidanan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. ( Standar Profesi Kebidanan, Hal 3 ) 


Image result for kebidanan 


Tinjauan Tentang kasus
1.    Pengertian
a.    Menurut Sarwono Prawiharjo 1999 kontrasepsi adalah usaha untuk mencegah terjadinya kehamilan. Usaha-usaha itu dapat bersifat permanen yang mana pada wanita disebut tubektomi dan pada pria vasektomi.
b.    Kontrasepsi adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk menunda kehamilan, menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan mengatur jarak kehamilan (Manuaba I. B. G, 2004, hal 27).
c.    Kontrasepsi adalah alat dan bahan yang digunakan untuk mengatur jumlah anak yang ideal (Saifuddin A.B, 2003, hal 5).
Dari ketiga pengertian atas dapat disimpulkan bahwa kontrasepsi adalah alat dan bahan yang dapat digunakan untuk menunda dan mengatur jarak kelahiran.
Beberapa alat kontrasepsi hormonal terjadi sedikit keterlambatan dalam kembalinya kesuburan, bagi yang ingin menjarangkan kehamilan pastikan alat kontrasepsi yang digunakan tidak mengganggu produksi ASI. Bagi yang tidak ingin menambahkan jumlah anak harus memulai pemikiran yang matang sebelum dapat disterilkan secara permanen atau dengan beberapa jenis kontrasepsi lain diantaranya :
a.    Menggunakan Alat
Dengan alat ini hormonal diganggu gugat biasanya pencegahan dilakukan dengan mencegah terjadinya kontak antara sperma dengan sel telur karena mengandung hormon maka efek sampingnya sangat kecil akan tetapi efektifitasnya sangat kurang.
b.    Tanpa Alat
Cara kontrasepsi ini adalah usaha untuk mengatur kehamilan dengan menghindari hubungan badan selama masa ovulasi ditandai dengan peninggian suhu badan basal, perubahan siklus haid dari lendir serviks yang terjadi karena perubahan kadar esterogen ada pemantauan masa subur dengan metode ini dituntun untuk kontrol diri yang ketat untuk tidak berhubungan akibatnya kegagalan jauh lebih unggul dibanding dengan alat kontrasepsi lain, jika tidak tahu pasti kapan masa-masa ovulasi, selain itu juga tidak melindungi dari penyakit kelamin.
2.    Tujuan Kontrasepsi
a.    Tujuan Umum
Pemberian dukungan dan pemantapan peneriamaan gagasan KB yaitu dihatinya Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera
b.    Tujuan Khusus
Menurunkan angka kelahiran yang bermakna. Guna mencapai tujuan tersebut maka ditempuh kebijaksanaan mangkategorikan tiga fase untuk mencapai sasaran yaitu :
1)    Fase menunda perkawinan/kesuburan
Bertujuan bagi pasangan usia subur dengan usia isteri dibawah umur 20 tahun. Pada usia dini sebaiknya tidak mempunyai anak dulu karena alat reproduksi pada usia yang dini masih belum sempurna.
2)    Fase menjarangkan kehamilan
Bertujuan untuk pasangan usia subur dengan usia isteri 20-35 tahun. Pada masa ini merupakan periode usia yang paling baik untuk melahirkan dengan jumlah anak 2 orang dan jarak antara kehamilan dan kelahiran adalah 2 - 4 tahun.
3)    Fase menghentikan/mengakhiri kehamilan/kesuburan
Pada fase ini dimana umur isteri diatas 30 tahun terutama diatas 35 tahun sebaiknya mengakhiri kesuburan setelah mempunyai 2 orang anak.
Maksud dari kebijaksanaan tersebut yaitu untuk menyelamatkan ibu dan anak akibat melahirkan pada usia muda, jarak kehamilan yang terlalu dekat dan melahirkan pada usia tua (Manuaba I.B.G, 2004, hal 30). 


Thursday, June 26, 2014

Cara Menggunakan Facebook



Untuk menggunakan Facebook sebagai Halaman yang Anda kelola:
  1. Klik di sudut kanan atas Facebook
  2. Pilih Halaman Anda di bawah Gunakan Facebook sebagai:
Semua tindakan Anda selagi menggunakan Facebook sebagai Halaman Anda akan ditampilkan di Facebook sebagai berasal dari Halaman Anda. Misalnya, jika Yeni mengomentari foto selagi menggunakan Facebook sebagai Halaman "Toko Hewan Yeni", maka komentar itu akan tampak berasal dari Toko Hewan Yeni, bukan dari Yeni sendiri. Bagian Facebook yang lain juga akan berfungsi secara berbeda:
  • Kabar Berita akan menampilkan pembaruan dari Halaman lain yang Anda atau orang lain yang membantu mengelola Halaman Anda menyukainya ketika menggunakan Facebook sebagai Halaman
  • Pemberitahuan akan berkaitan dengan aktivitas di Halaman Anda, bukan Kronologi pribadi Anda

Hp Terbaru 2014



Spesifikasi dan Harga Lenovo Vibe X S960 Juni 2014
Harga Lenovo Vibe X - Satu lagi ponsel dengan spesifikasi unggulan hadir di pasaran yaitu Lenovo Vibe X. Pihak Lenovo pun beberapa waktu lalu membuka sesi roundtable guna menjajal spesifikasi unggulan Vibe X. Harga Vibe X cukup mahal, namun mempunyai kinerja yang mumpuni. Adapun hasil penelusuran lebih lanjutnya diulas sebagai berikut: Desain...

Keunggulan, Kelemahan dan Harga HTC One M8
Harga HTC One M8 - HTC One M8 adalah smartphone seri terbaru dari produsen terkenal asal Taiwan yaitu HTC. Seri terbaru HTC ini pun dirilis pasca mendulang sukses dari generasi sebelumnya. Hal ini tentu saja semakin menegaskan bahwa HTC ingin bersaing secara sungguh-sungguh dalam pasar smartphone global. Apa saja keunggulan yang ditawarkan...

Harga Samsung Galaxy K Zoom, HP Kamera Saku
Harga Galaxy K Zoom - Tren penggunaan media sosial memang mengubah banyak hal. Mulai dari artis, presiden hingga pelajar di sekolah-sekolah pastinya sudah punya akun media sosial. Akun media sosial ini bisa digunakan untuk berbagai tujuan. Ada yang serius memaparkan soal program kerja karena sedang berkampanye. Ada yang hanya sekedar ingin...

Harga Samsung Galaxy S5 Juni 2014 di Indonesia
Sebuah kabar gembira bagi anda penggemar ponsel pintar besutan Samsung. Ya, vendor asal korea tersebut telah meluncurkan ponsel andalan terbaru mereka yaitu Samsung Galaxy S5. Sesuai namanya, hp ini merupakan seri legendaris dari HP Samsung Galaxy - penerus dari pendahulunya yang telah sukses yaitu Samsung Galaxy S4. Bagaimana kemampuannya,...

Daftar Harga HP Nokia Terbaru Juni 2014
HP Nokia 2014 - Nokia Corporation merupakan salah satu perusahaan alat telekomunikasi terbesar didunia. Nama perusahaan asal finlandia ini di Indonesia tidak asing lagi dengan berbagai produk ponselnya. Dengan segala inovasinya, telepon genggam nokia banyak digemari pecinta gadget didunia dari berbagai kalangan, baik atas maupun bawah. Diera...

Daftar Harga HP Sony Xperia Terbaru Juni 2014
HP Sony Xperia 2014 - Sony Mobile yang sebelumnya bernama sony ericsson mobile merupakan perusahaan asal tokyo jepang yang bergerak dibidang pembuatan telepon genggam. Sony sendiri namanya sudah sangat dikenal dengan produk-produk elektroniknya seperti televisi, notebook dan lain sebagainya. Sony Xperia merupakan smartphone andalan sony...

Daftar Harga Samsung Galaxy Terbaru Juni 2014
Samsung Galaxy 2014 - Samsung Galaxy merupakan salah satu ponsel andalan dari vendor gadget terkenal asal korea selatan Samsung. Sejak munculnya series Galaxy S1 sampai sekarang S4, HP Samsung yang identik dengan desain yang menarik ini menjadi idola bagi penggemar gadget diseluruh dunia. Setelah itu lahir berbagai inovasi dari samsung...

Pohon Korek



Korek api (kadang disebut juga geretan atau pematik) adalah sebuah alat untuk menyalakan api secara terkendali. Korek api dijual bebas di toko-toko dalam bentuk paket sekotak korek api. Sebatang korek api terdiri dari batang kayu yang salah satu ujungnya ditutupi dengan suatu bahan yang umumnya fosfor yang akan menghasilkan nyala api karena gesekan ketika digesekkan terhadap satu permukaan khusus walaupun ada tipe korek api yang dapat dinyalakan pada sembarang permukaan kasar. Jenis korek api yang menggunakan cairan, seperti naphtha atau butana, disebut korek api gas.
Bangsa Tiongkok sejak 577 telah mengembangkan korek api sederhana yang terbuat dari batang kayu yang mengadung belerang. Korek api modern pertama ditemukan tahun 1805 oleh K. Chancel, asisten Profesor L. J. Thénard di Paris. Kepala korek api merupakan campuran potasium klorat, belerang, gula dan karet. Korek api ini dinyalakan dengan menyelupkannya ke dalam botol asbes yang berisi asam sulfat. Korek api ini tergolong mahal pada saat itu dan penggunaannya berbahaya sehingga tidak mendapatkan popularitas.
Korek api yang dinyalakan dengan digesek pertama kali ditemukan oleh kimiawan Inggris John Walker tahun 1827. Penemuan tersebut diawali oleh Robert Boyle tahun 1680-an dengan campuran fosfor dan belerang, tetapi usahanya pada waktu itu belum mencapai hasil yang memuaskan. Walker menemukan campuran antimon (III) sulfida, potasium klorat, natural gum, dan pati dapat dinyalakan dengan menggesekkannya pada permukaan kasar.

Loka Camp



Kuntum Nurseries memiliki program Wisata Kebun yang ditujukan untuk perorangan maupun rombongan (sekolah, instansi, organisasi ataupun umum).
Beberapa kegiatan Wisata Kebun yang ditawarkan meliputi :
Jalan-Jalan di Kebun Sayur & Buah Organik, adalah kegiatan mengunjungi kebun organik kami, mengamati langsung berbagai sayur dan buah yang ditanam, serta mempelajari bagaimana cara bertanam secara organik menggunakan pupuk alami.
Panen Bersama, merupakan salah satu program yang menarik di Kuntum Nurseries, di mana Anda dan rekan maupun keluarga dapat memetik sendiri aneka sayuran dan buah secara langsung di kebun organik kami. Selain menjadi pengalaman unik tersendiri, lezat dan sehatnya sayuran organik tersebut juga dapat segera Anda rasakan setelah Anda olah di rumah.

Bantaeng Sul-Sel



Secara geografis Kabupaten Bantaeng terletak pada titik 5o21'23"-5o35'26" lintang selatan dan 119o51'42"-120o5'26" bujur timur. Berjarak 125 Km kearah selatan dari Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Luas wilayahnya mencapai 395,83 Km2 dengan jumlah penduduk 170.057 jiwa (2006) dengan rincian Laki-laki sebanyak 82.605 jiwa dan perempuan 87.452 jiwa. Terbagi atas 8 kecamatan serta 46 desa dan 21 kelurahan. Pada bagian utara daerah ini terdapat dataran tinggi yang meliputi pegunungan Lompobattang. Sedangkan di bagian selatan membujur dari barat ke timur terdapat dataran rendah yang meliputi pesisir pantai dan persawahan.
Kabupaten Bantaeng yang luasnya mencapai 0,63% dari luas Sulawesi Selatan, masih memiliki potensi alam untuk dikembangkan lebih lanjut. Lahan yang dimilikinya ± 39.583 Ha. Di Kabupaten Bantaeng mempunyai hutan produksi terbatas 1.262 Ha dan hutan lindung 2.773 Ha. Secara keseluruhan luas kawasan hutan menurut fungsinya di kabupaten Bantaeng sebesar 6.222 Ha (2006).
Karena sebagian besar penduduknya petani, maka wajar bila Bantaeng sangat mengandalkan sektor pertanian. Masuk dalam pengembangan Karaeng Lompo, sebab memang jenis tanaman sayur-sayurannya sudah berkembang pesat selama ini. Kentang adalah salah satu tanaman holtikultura yang paling menonjol. Data terakhir menunjukkan bahwa produksi kentang mencapai 4.847 ton (2006). Selain kentang, holtikultura lainnya adalah kool 1.642 ton, wortel 325 ton dan buah-buahan seperti pisang dan mangga. Perkembangan produksi perkebunan, khususnya komoditi utama mengalami peningkatan yang cukup berarti.

Berikut ini adalah daftar nama-nama raja yang pernah memerintah di wilayah Kabupaten Bantaeng, yaitu:
  1. Bantayan pada awalnya sebagai Kerajaan yakni tahun 1254 - 1293 yang mana diperintah oleh Mula Tau yang bergelar To Toa 
     yang memimpin Kerajaan Bantaeng yang terdiri dari 7 Kawasan yang masing diantaranya dipimpin oleh Karaeng, 
     yaitu Kare Onto, Kare Bissampole, Kare Sinoa, Kare Gantarang Keke, Kare Mamampang, Kare Katampang dan Kare Lawi-Lawi, 
     yang semua Kare tersebut dikenal dengan nama “Tau Tujua”
  2. Sesudah Mula Tau, maka Raja kedua yang memerintah yaitu Raja Massaniaga pada tahun 1293.
  3. Pada tahun 1293 - 1332 dipimpin oleh To Manurung atau yang bergelar Karaeng Loeya.
  4. Tahun 1332 - 1362 dipimpin oleh Massaniaga Maratung.
  5. Tahun 1368 - 1397 dipimpin oleh Maradiya.
  6. Tahun 1397 - 1425 dipimpin oleh Massanigaya.
  7. Tahun 1425 - 1453 dipimpin oleh I Janggong yang bergelar Karaeng Loeya.
  8. Tahun 1453 - 1482 dipimpin oleh Massaniga Karaeng Bangsa Niaga.
  9. Tahun 1482 - 1509 dipimpin oleh Daengta Karaeng Putu Dala atau disebut Punta Dolangang.
 10. Tahun 1509 - 1532 dipimpin oleh Daengta Karaeng Pueya.
 11. Tahun 1532 - 1560 dipimpin oleh Daengta Karaeng Dewata.
 12. Tahun 1560 - 1576 dipimpin oleh I Buce Karaeng Bondeng Tuni Tambanga.
 13. Tahun 1576 - 1590 dipimpin oleh I Marawang Karaeng Barrang Tumaparisika Bokona.
 14. Tahun 1590 - 1620 dipimpin oleh Massakirang Daeng Mamangung Karaeng Majjombea Matinroa ri Jalanjang Latenri Rua.
 15. Tahun 1620 - 1652 dipimpin oleh Daengta Karaeng Bonang yang bergelar Karaeng Loeya.
 16. Tahun 1652 - 1670 dipimpin oleh Daengta Karaeng Baso To Ilanga ri Tamallangnge.
 17. Tahun 1670 - 1672 dipimpin oleh Mangkawani Daeng Talele.
 18. Tahun 1672 - 1687 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Baso (kedua kalinya).
 19. Tahun 1687 - 1724 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Ngalle.
 20. Tahun 1724 - 1756 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Manangkasi.
 21. Tahun 1756 - 1787 dipimpin oleh Daeng Ta Karaeng Loka.
 22. Tahun 1787 - 1825 dipimpin oleh Ibagala Daeng Mangnguluang Tunijalloka ri Kajang.
 23. Tahun 1825 - 1826 dipimpin oleh La Tjalleng To Mangnguliling Karaeng Tallu Dongkonga ri Bantaeng 
     yang bergelar Karaeng Loeya ri Lembang.
 24. Tahun 1826 - 1830 dipimpin oleh Daeng To Nace (Janda Permaisuri, Kr. Bagala Dg. Mangnguluang Tunijalloka ri Kajang).
 25. Tahun 1830 - 1850 dipimpin oleh Mappaumba Daeng To Magassing.
 26. Tahun 1850 - 1860 dipimpin oleh Daeng To Pasaurang.
 27. Tahun 1860 - 1866 dipimpin oleh Karaeng Basunu.
 28. Tahun 1866 - 1877 dipimpin oleh Karaeng Butung.
 29. Tahun 1877 - 1913 dipimpin oleh Karaeng Panawang.
 30. Tahun 1913 - 1933 dipimpin oleh Karaeng Pawiloi.
 31. Tahun 1933 - 1939 dipimpin oleh Karaeng Mangkala
 32. Tahun 1939 - 1945 dipimpin oleh Karaeng Andi Mannapiang
 33. Tahun 1945 - 1950 dipimpin oleh Karaeng Pawiloi (kedua kalinya).
 34. Tahun 1950 - 1952 dipimpin oleh Karaeng Andi Mannapiang (kedua kalinya).
 35. Tahun 1952 - Karaeng Massoelle (sebagai pelaksana tugas).